Baru 10 Persen Yang Terima Vaksin Gelombang Kedua di Jawa Tengah

ASN Pemprov Jateng saat mendapat suntikan vaksin
ASN Pemprov Jateng saat mendapat suntikan vaksin dari vaksinator RSUD Tugurejo Semarang, belum lama ini.

Semarang, Idola 92,6 FM – Dinas Kesehatan Jawa Tengah menyebutkan, progres vaksinasi di gelombang kedua dengan sasaran tenaga pelayan publik dan lansia serta pedagang pasar terus dikebut. Saat ini, progresnya sudah mencapai 10 persen dari total sasaran sekira 5,3 juta orang.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo mengatakan pada gelombang kedua bersamaan dengan vaksinasi tenaga pelayan publik, pihaknya menyertakan 3,2 juta orang lanjut usia mendapatkan suntikan vaksin. Sebab, kelompok lansia juga menjadi prioritas karena faktor risiko di masa pandemi ini.

Yulianto menjelaskan, dari sejuta dosis vaksin yang telah diterima itu baru bisa digunakan untuk 500 ribu orang. Yakni, setiap orang mendapat jatah dua kali suntikan vaksin.

Menurutnya, masyarakat dari kelompok lansia yang belum bisa mendapatkan suntikan vaksin pada kesempatan pertama ini untuk bersabar menunggu kiriman vaksin berikutnya.

“Kalau di Jawa Tengah lansianya sekitar 3,2 juta orang, dan pelayan publik ada 2,1 juta orang. Kalau dijumlah ya sekitar 5,3 juta orang yang harus kita vaksin di tahap ini. Tetapi sekali lagi, vaksin yang ada ini baru sebagian kecil. Baru 10 persenlah dari sasaran itu tadi. Kalau semuanya ingin mendapat suntikan di kesempatan yang sama maka tidak bisa,” kata Yulianto, Kamis (4/3).

Lebih lanjut Yulianto menyebutkan, per awal Maret 2021 ini sudah ada 439.122 orang yang telah menerima suntikan vaksin. Setiap kabupaten/kota di Jateng juga telah diminta, untuk bisa menyelesaikan penyuntikan vaksin di tahap ini.

“Proses vaksinasi terus kita lakukan sampai akhir tahun nanti, dan harapannya secara bertahap semua orang telah mendapatkan vaksin,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaPasal Karet dan Multi Tafsir UU ITE Yang Perlu Diubah
Artikel selanjutnyaBagaimana Menarasikan Kampanye Mencintai Produk Dalam Negeri?

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini