Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan Elpiji Tidak Terganggu Setelah Erupsi Merapi

Inspeksi di Terminal BBM Rewulu
Direktur Penunjang Bisnis Pertamina M. Haryo Yunianto melakukan inspeksi di Terminal BBM Rewulu, pekan kemarin.

Semarang, Idola 92,6 FM – Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah memastikan, penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji di wilayah Jawa Tengah-Yogyakarta masih aman, menyusul erupsi Gunung Merapi pada Rabu (27/1) kemarin. Sebagai antisipasinya, Pertamina menyiapkan stok dan penyaluran BBM dari Terminal BBM Semarang Group dan Maos di Jateng hingga Terminal BBM di wilayah Madiun, Jatim.

Pejabat sementara Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Arya Yusa Dwicandra mengatakan saat ini pihaknya terus memonitor perkembangan terkini dari Gunung Merapi, untuk pemenuhan kebutuhan BBM dan elpiji bagi masyarakat di sekitarnya. Terutama di wilayah Kabupaten Magelang, Klaten dan Boyolali serta Yogyakarta.

Arya menjelaskan di sekitar Merapi terdapat dua Terminal BBM, 19 lokasi SPBU dan satu lokasi pertashop serta satu SPPBE. Namun, jarak seluruh fasilitas itu lebih dari 10 kilometer dari Gunung Merapi.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir dengan pasokan BBM dan elpiji khususnya di wilayah sekitar Merapi.

“PT Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah menyiagakan seluruh fasilitas BBM dan elpiji, khususnya yang berada di radius potensi terkena dampak erupsi Gunung Merapi. Di sekitar Gunung Merapi terdapat dua fasilitas terminal BBM kami, yaitu di Rewulu Yogyakarta dan di Boyolali, Jawa Tengah,” kata Arya, Kamis (28/1).

Arya Yusa Dwicandra, Pejabat sementara Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah:

Terpisah, Gubernur Ganjar Pranowo menyatakan bahwa seluruh pengungsi di wilayah Jateng masih aman setelah erupsi Merapi kemarin. Luncuran awan panas mengarah ke barat darat, yakni ke hulu Kali Krasak dan Boyong di wilayah Yogyakarta.

Menurut Ganjar, masyarakat yang ada di pengungsian tetap diminta menjaga diri agar tidak terkena langsung dampak dari turunnya abu vulkanik.

“Alhamdulillah untuk pengungsi yang ada di Jawa Tengah masih terjaga dan terkontrol. Tapi kita siaga. Terus kemudian Klaten dan Magelang sampai hari ini untuk yang sekitar area itu juga masih aman. Warga semua masih kita minta untuk mengungsi, dan bantuan masih kita berikan sampai di sana,” ujar Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar juga tetap meminta masyarakat, untuk tetap berada di tempat pengungsian hingga keadaan dinyatakan aman. Masyarakat diminta mengikuti petunjuk dan arahan dari petugas, dan memastikan bantuan bisa diterima dengan baik. (Bud)

Artikel sebelumnyaDinkes Jateng Minta Brebes Tingkatkan Vaksinasi Nakes
Artikel selanjutnyaPenjualan Property Awal Tahun Meningkat 50 Persen

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini