Mengenal Inovasi Sawi Hijau Kreasi Dede Martino dari Universitas Negeri Jambi

Dede Martino
Dede Martino. Dosen di Fakultas Pertanian Universitas Negeri Jambi.(Photo/YT_Kompas)

Jambi, Idola 92.6 FM – Dede Martino, dosen di Fakultas Pertanian Universitas Negeri Jambi baru-baru ini berinovasi membuat tepung yang dibuat dari sawi hijau. Dengan dijadikan tepung, nilai jual sawi hijau yang selama ini rendah, bertambah. Tepung sawi bisa bertahan sampai 4 bulan dan bisa diolah menjadi beragam makanan dan minuman.

Inovasi Sawi Hijau
Sawi hijau sebelum diproses jadi tepung. (Photo dok Dede)

Dengan olahan tepung ini, diharapkan harga sawi ditingkat petani juga bertambah. Tepung sawi diyakini bagus untuk kesehatan seperti melancarkan pencernaan dan mencegah kanker usus.

Inovasi Sawi Hijau
Setelah sawi hijau diproses jadi tepung, bisa dimanfaatkan jadi bahan makanan dan minuman. (Photo dok Dede)

Lalu seperti apa cara pembuatannya? Dan apa keunikan dan kelebihan tepung dari sawi hijau dibandingkan dengan tepung pada umumnya? Selengkapnya berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Dede Martino, dosen di Fakultas Pertanian Universitas Negeri Jambi yang berinovasi membuat tepung yang dibuat dari sawi hijau. (yes/her)

Simak podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaMendorong DPR untuk Mendengar dan Menyerap Aspirasi Masyarakat dalam Polemik RKUHP
Artikel selanjutnyaBagaimana Mengantisipasi Ancaman Krisis Pangan Akibat Invasi Rusia ke Ukraina?
Jurnalis senior dan gate keeper Radio Idola Semarang