Pemilu Indonesia, Apa yang Menarik sehingga Mengundang Banyak Keingintahuan Lembaga Pemantau Asing?

Surat suara
Photo/Istimewa

Semarang, Idola 92.6 FM – Pemilihan Umum 2024 baru saja kita dilaksanakan. Pesta demokrasi kali ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Maka, tak heran jika sejumlah lembaga pemantau asing turut mengamati pencoblosan Pemilu 2024 melalui Indonesia Election Visit Program 2024.

Dilansir dari Kompas.id (15/02/2024), mereka diundang oleh KPU untuk melihat proses pemungutan dan penghitungan suara. Ada 187 peserta yang bergabung, di antaranya lembaga sejenis KPU dari 16 negara, perwakilan duta besar negara sahabat, NGO Internasional, dan kampus dari luar negeri.

Hal itu karena Pemilu 2024 di Indonesia—merupakan pesta demokrasi terbesar di dunia. Dalam satu hari, ratusan juta pemilih terlibat/ ribuan calon anggota legislatif akan dipilih, jutaan tenaga penyelenggara pemungutan suara ditugaskan, ratusan tempat pemungutan suara disiapkan, dan miliaran lembar surat suara tercetak.

Maka, ketika Pemilu Indonesia mengundang banyak keingintahuan lembaga pemantau asing; apa sesungguhnya yang menarik dari Pemilu di Indonesia?

Untuk memperoleh gambaran atas persoalan ini, radio Idola Semarang berdiskusi dengan narasumber Pendiri Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit)/komisioner KPU periode 2012-2017, Hadar Nafis Gumay. (her/yes/ao)

Simak podcast diskusinya: