Pemilu, Pertamina Pastikan Ketahanan Stok BBM Aman dan Lebih Dari Cukup

Dua truk tangki saat Pertamina
Dua truk tangki saat memuat BBM di Fuel Terminal Tegal.

Semarang, Idola 92,6 FM – Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, diperkirakan bakal ada kenaikan saat libur hari pemungutan suara.

Rerata harian konsumsi normal di wilayah Jawa Tengah dan DIY adalah 12.789 Kilo Liter (KL) per hari untuk jenis BBM Gasoline, dan 19.455 KL per hari untuk jenis BBM Gasoil.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho mengatakan saat libur pemungutan suara diperkirakan akan memberikan kontribusi kenaikan konsumsi BBM kurang lebih empat persen untuk produk Gasoline, dan kurang lebih tiga persen untuk produk Gasoil dari rerata konsumsi harian normal. Hal itu disampaikan saat dihubungi melalui pesan singkat, kemarin.

Brasto menjelaskan, ada beberapa wilayah di Jateng-DIY yang akan mengalami peningkatan BBM paling menonjol menjelang hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024 sudah dilakukan pemetaan.

Oleh karena itu, pihaknya menyediakan build up stock saat pemilu dengan waktu operasional yang diperpanjang dan menugaskan SPBU maupun agen dan pangkalan elpiji siaga 24 jam di titik yang telah ditentukan.

Menurut Brasto, pihaknya memprediksi di hari libur saat pemungutan suara akan ada peningkatan konsumsi elpiji sekira 1,1 persen di wilayah Jateng-DIY.

Yakni dari 4.667 Metric Ton (MT) per hari menjadi sekira 4.718 MT per hari.

“Kami memonitor penyaluran dan distribusi BBM dan elpiji jelang Pemilu 2024, agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Diprediksi kenaikan BBM sekitar empat persen untuk produk Gasoline dan tiga persen produk Gasoil dari rata-rata konsumsi harian normal. Konsumsi BBM harian normal di wilayah Jateng-DIY sekitar 12.700 Kilo Liter per hari untuk Gasoline, dan 19.400 Kilo Liter per hari untuk Gasoil,” kata Brasto.

Lebih lanjut Brasto menjelaskan, saat ini ketahanan stok BBM di wilayah Jateng-DIY dalam kondisi cukup aman.

Baik yang ada di terminal maupun depot di wilayah Jateng-DIY, dengan BBM produk Gasoline selama 20 hari ke atas ketahanan stoknya dan produk Gasoil di atas enam hari ketahanan stoknya.

“Ketahanan stok tersebut belum termasuk ketahanan stok di kapal, kilang dan pipa. Apabila dijumlah, tentu jauh di atas angka ketahanan stok di terminal atau depot. Sehingga konsumen tidak perlu khawatir, kami akan memastikan distribusi BBM dan elpiji berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaPeduli Banjir di Grobogan, Telkomsel Salurkan Bantuan CSR
Artikel selanjutnyaRibuan Personel Polda Jateng Digeser ke TPS