DPR RI Minta Jateng Terus Fokus Tekan Penularan COVID-19

Felly Estelita (kiri)
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita (kiri) bersama Gubernur Ganjar Pranowo membahas soal penanganan pandemi di Jateng, kemarin.

Semarang, Idola 92,6 FM – DPR RI dari Komisi IX meminta kepada Pemprov Jawa Tengah, agar terus fokus melakukan pencegahan penularan COVID-19 dan terus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan. Sehingga, upaya maksimal yang dilakukan pemerintah dan mendapat dukungan dari masyarakat untuk mencegah penularan virus Korona bisa berhasil.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita mengatakan upaya masif yang dilakukan pemprov bersama jajaran TNI/Polri di Jateng untuk menekan dan memutus penularan COVID-19, dianggap sudah cukup optimal dan harus terus ditingkatkan lagi. Terutama, untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan di masa pandemi.

Felly menjelaskan, tidak hanya soal kesehatan yang dipikirkan Pemprov Jateng tetapi juga masalah sosial dan ekonomi dari dampak COVID-19. Sehingga, pemprov dinilai menyiapkan anggaran secara efektif untuk menyelamatkan UMKM dan kebutuhan sosial masyarakat.

Menurutnya, yang saat ini sedang dinantikan adalah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Jawa Tengah, karena terobosan-terobosan yang sudah dilakukan. Ini kan tinggal kesadaran dari masyarakat itu sendiri. Kita berharap, daerah yang lain boleh meniru Jawa Tengah. Kalau bicara masalah masih banyak masyarakat yang belum sadar, sekali lagi ini masalah kesadaran dari masyarakat itu sendiri,” kata Felly saat berkunjung ke kantor gubernur, kemarin.

Halaman Selanjutnya: Ganjar Pranowo masih belajar dari provinsi lain yang dianggap lebih berhasil
1
2
Artikel sebelumnyaTantangan Pembiayaan Syariah Dalam Membangkitkan UMKM di Masa Pandemi
Artikel selanjutnyaWarga Temanggung Bisa Tukar Sampah Plastik di SPBU Untuk Dipakai Beli BBM

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini