Mengenal Energi Terbarukan Gas Rawa di Banjarnegara bersama Kepala Dinas ESDM Jateng Sujarwanto Dwiatmoko

Separator BSG
Kepala Dinas ESDM Jateng Sujarwanto Dwiatmoko mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau dan meresmikan separator BSG di Desa Pegundungan Kabupaten Banjarnegara pada Rabu, 18 Agustus 2021.(Photo dok Sujarwanto)

Banjarnegara, Idola 92.6 FM – Masyarakat di Desa Pegundungan Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah sejak beberapa waktu lalu mulai memanfaatkan gas rawa atau Biogenic Shallow Gas (BSG) untuk memasok kebutuhan energi rumah tangga. Dengan demikian warga sudah tidak lagi menggunakan gas LPG untuk kebutuhan energi sehari-hari.

Saat ini, BSG di Desa Pegundungan dialirkan dan digunakan di 25 rumah. Masih ada 138 rumah yang belum terpasang instalasi BSG.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau dan meresmikan separator BSG di Desa Pegundungan pada Rabu, 18 Agustus 2021. Setelah peresmian ini, nantinya dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah akan membantu pemasangan instalasi di 100 rumah.

Energi Terbarukan Gas Rawa
Dalam foto (searah jarum jam): sumur gas rawa, unit pengolah sampai ke dapur warga. (photo dok Sujarwanto)

Sebelumnya pada tahun 2017, 22 KK Desa Rajek Kecamatan Gondong Kabupaten Grobogan juga sudah memanfaatkan gas rawa.

Berdasarkan informasi yang ditulis di website geologi.co.id pada November 2016, Dinas ESDM Jawa Tengah telah meneliti di beberapa daerah yang memiliki potensi gas rawa atau biomassa ini. Yaitu: Kabupaten Sragen, meliputi Desa Made Kecamatan Ngrampal dengan cadangan sebesar 0,984 juta SCF; Kabupaten Magelang, di Dusun Candirejo Desa Kaliduren Kecamatan Borobudur dengan cadangan 8,47 juta SCF; Kabupaten Pemalang di Dusun Rakim Desa Karangmoncol Kecamatan Randudongkal dengan cadangan sebesar 3,03 juta SCF; dan terkini di Kabupaten Benjarnegara di Dusun Simpar Desa Pegundungan Kecamatan Pejawaran dengan cadangan sebesar 1,63 juta SCF.

Selengkapnya, mengenal Energi Terbarukan Gas Rawa bersama Kepala Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko. (yes/ her)

Dengarkan podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaJateng Belum Izinkan Gelar Pembelajaran Offline Atau Pembelajaran Tatap Muka
Artikel selanjutnyaDampak Covid-19 bagi Sektor Perekonomian dan Lingkungan, Bagaimana Mengatasinya?

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini