UNICEF Sebut Pandemi Sesuatu Yang Akan Berulang

Arie Rukmantara
Arie Rukmantara, Kepala Kantor UNICEF Perwakilan Jawa-Bali.

Semarang, Idola 92,6 FM – UNICEF meminta masyarakat bisa terus meningkatkan kewaspadaan di 2021 ini, karena pandemi memiliki sifat yang akan berulang. Oleh karena itu, upaya dalam mencegah dan menghindari penyebaran COVID-19 harus terus ditingkatkan. Terutama, untuk melindungi anak-anak.

Kepala Kantor UNICEF Perwakilan Jawa-Bali Arie Rukmantara mengatakan masker menjadi salah satu senjata ampuh di masa pandemi, dan harus dipatuhi imbauan pemerintah tentang protokol kesehatan. Bahkan, perlindungan dari paparan virus Korona tidak hanya dikhususkan bagi orang dewasa saja tetapi juga anak-anak.

Arie menjelaskan, keberadaan anak-anak harus dijaga dari paparan virus Korona. Mengajarkan anak selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun menjadi kunci dari memutus penularan COVID-19.

Menurutnya, kehadiran vaksin COVID-19 yang akan dibagikan kepada masyarakat secara bertahap jangan mengendorkan protokol kesehatan. Anak-anak harus terus dilindungi, dengan menerapkan gerakan 3M.

“Karena pandemi itu sesuatu yang berulang. Sebelas tahun yang lalu, tahun 2009 dalam sebuah buku yang berjudul sejarah pandemi influenza itu terwujud di tahun 2020. Semua kata-kata yang saya pikirkan bersama tim sejarawan untuk disusun, agar bisa menjadi referensi. Tiba-tiba terjadi 11 tahun kemudian,” kata Arie dalam sebuah diskusi secara virtual, kemarin.

Arie Rukmantara, Kepala Kantor UNICEF Perwakilan Jawa-Bali:

Sementara UNICEF Indonesia Child Protection Specialist Naning Puji Julianingsih menambahkan, pengalaman selama sembilan bulan hidup di tengah pandemi COVID-19 harus semakin meningkatkan kewaspadaan. Oleh karena itu, perlindungan dan perhatian terhadap anak harus ditingkatkan lagi selama pandemi masih terjadi. (Bud)

Artikel sebelumnyaPercepat Program Vaksinasi, BPJS Kesehatan Koordinasi Faskes di Semarang dan Demak
Artikel selanjutnyaKapolda: Kegiatan Intoleran di Jateng Akan Ditumpas

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini