Entaskan Kemiskinan, PLN Bersama ESDM Bantu Listrik Gratis di Banyumas

Pengecekan meteran listrik
Petugas melakukan pengecekan meteran listrik milik pelanggan rumah tangga.

Semarang, Idola 92,6 FM – Dalam upaya mengentaskan kemiskinan di daerah zona merah, PLN bersama ESDM bersinergi membantu masyarakat mendapatkan listrik gratis.

Bantuan listrik gratis ditujukan kepada masyarakat miskin di Desa Pernasidi di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas.

Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto mengatakan pihaknya memberikan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk 50 warga miskin, kepada masyarakat yang membutuhkan.

Adi menjelaskan, bantuan tersebut merupakan wujud komitmen PLN dalam membantu mengentaskan kemiskinan.

Kehadiran listrik diharapkan dapat membantu masyarakat untuk merintis usaha, yang pada akhirnya berimbas kepada meningkatnya perekonomian.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah melalui PLN untuk menyejahterakan masyarakat. Para penerima manfaat adalah masyarakat kurang mampu, yang masuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Ini adalah bukti negara hadir di tengah masyarakat. Kehadiran listrik ini untuk mensejahterakan. Yang semula anak – anak belajar menggunakan lampu teplok, dengan listrik bisa belajar dengan baik,” kata Adi.

Lebih lanjut Adi menjelaskan, bantuan pasang baru listrik meliputi instalasi tenaga listrik dan biaya pemasangannya serta biaya sertifikasi laik operasi. Selain itu, biaya penyambungan baru ke PLN dan pengisian token listrik perdana.

“Kesuksesan program BPBL ini tidak lepas dari sinergi antara PLN dengan Kementerian ESDM, Bank Jateng dan Pemerintah Kabupaten Banyumas. Program ini telah diatur dalam Permen ESDM Nomor 3 Tahun 2022 tentang Bantuan Pasang Baru Listrik Bagi Rumah Tangga Tidak Mampu,” jelasnya.

Diketahui, pada tahun ini telah disetujui anggaran APBN sebanyak 80 ribu sambungan listrik di seluruh Indonesia dan wilayah Jawa Tengah berjumlah 9.300 sambungan. (Bud)

Artikel sebelumnyaPolda Jateng Ungkap 23 Illegal Mining Sepanjang 2022
Artikel selanjutnyaMemahami Petir bersama Prof I Made YN dari ITS Surabaya
Wartawan senior Radio Idola Semarang.