Panduan Puasa Ramadhan bagi Pasien Cuci Darah yang Berpuasa

Dialysis
Ilustrasi/Istimewa

Semarang, Idola 92.6 FM – Ibadah puasa ramadhan diwajibkan bagi kaum muslimin yang telah memenuhi syarat. Namun, bagaimana puasa, bagi mereka yang mengalami penyakit ginjal seperti gagal ginjal dan mesti melakukan cuci darah (hemodialisis)? Apakah mereka tetap bisa menjalankan puasa?

Menurut Nugroho, pengurus DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah, pasien dengan gagal ginjal masuk kategori berisiko tinggi dan tidak dianjurkan untuk berpuasa.

Meski demikian, beberapa literatur menjelaskan, berpuasa memiliki efek positif bagi pasien cuci darah yang mampu melakukannya.

Berikut ini beberapa panduan yang perlu dilakukan pasien cuci darah yang berpuasa:

  1. Konsultasikan dengan dokter atau perawat dialisis utk mengevakuasi kondisi pasien layak atau tidaknya untuk berpuasa.
  2. Lakukan kontrol ginjal secara rutin.
  3. Waspada pada gejala kenaikan berat badan dan tanda kelebihan cairan seperti bengkak pada tungkai, wajah atau napas pendek.
  4. Saat buka puasa, hindari makanan tinggi kalium, seperti buah pisang, nangka, durian, gorengan, kacang-kacangan, dan minuman bersoda.
  5. Cukupi kebutuhan cairan untuk menghidrasi kembali tubuh.
  6. Rutin konsumsi obat.
  7. Saat menjalani dialisis disarankan untuk tidak berpuasa.

Selengkapnya, berikut ini tips “Puasa Sehat dengan Nasihat Perawat” yang dipersembahkan oleh PPNI Jawa Tengah. Kali ini, nasihat disampaikan oleh Nugroho, pengurus DPW PPNI Jawa Tengah. (ast/her)

Simak tipsnya:

Artikel sebelumnyaBI Jateng Jadikan Masjid se-Kendal Jadi Pilot Project Digitalisasi Pembayaran
Artikel selanjutnyaPolda Kawal Pemudik Sepeda Motor di Jalur Pantura