SOLOPEDULI Bantu 1.358 Jiwa Korban Gempa Lombok

Semarang, Idola 92.6 FM – Setelah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) diguncang dengan gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR), sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan instansi lainnya tergerak untuk membantu warga Lombok. Salah satunya adalah SOLOPEDULI.

Direktur Umum SOLOPEDULI Harjito dalam rilis mengatakan pihaknya mengirimkan sejumlah bantuan kepada warga Lombok, sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan. Bantuan yang diberikan di antaranya enam ribu liter air bersih, makanan pokok, tambahan terpal dan bantuan pendirian musala di desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Menurutnya, SOLOPEDULI juga telah mengirimkan sejumlah relawan ke wilayah bencana dengan posko yang berada di Sigar Penjalin, Tanjung, Lombok Utara. Terdiri dari empat orang tenaga medis, empat orang tenaga logistik dan tiga orang tenaga teknis.ditambah dua armada mobil ambulan dan mobil layanan.

Harjito menjelaskan, dari bantuan yang dikirimkan itu, saat ini sudah bisa dinikmati 1.358 penerima manfaat. Para relawan itu menyambangi sembilan desa di lima kecamatan di Lombok Utara.

“Sampai saat ini, barang barang kebutuhan untuk korban gempa yang masih mendesak untuk di antaranya adalah beras, minyak goreng, tepung, terpal, selimut, genset, air mineral, makanan ringan dan tandon air,” kata Harjito.

Lebih lanjut Harjito menjelaskan, pihaknya terus menggalang dana bantuan dari masyarakat perorangan atau kelompok masyarakat untuk ikut membantu.

“Mudah-mudahan masyarakat banyak yang tergerak, untuk menyalurkan bantuan bagi korban gempa Lombok. Kami di Semarang terus mencari tambahan bantuan ke kantong-kantong masyarakat, baik ke sekolah, perusahaan maupun masjid dan komunitas,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur SIGAB SOLOPEDULI Tugiman menambahkan, SOLOPEDULI merupakan lembaga amil zakat skala provinsi yang bergerak dalam penghimpunan dana zakat, infak, sedekah dan dana-dana sosial lainnya. Dana tersebut disalurkan kepada kaum dhuafa, dan kepada yang membutuhkan, seperti korban bencana alam.

“Untuk recoveri jangka panjang, kami merencanakan membangun rumah hunian. Kami mohon doanya kepada masyarakat, agar rencana bisa berjalan dengan lancar dan dan para korban mendapat bantuan yang maksimal,” ucap Tugiman. (Bud)

Artikel sebelumnyaPemprov Jateng Kembali Gulirkan Dana KJS 2018
Artikel selanjutnyaPasukan Pengibar Bendera di Simpang Lima Sukses Kibarkan Merah Putih di Detik-detik Proklamasi

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini