Konsumsi Avtur Naik Selama Libur Panjang Kemarin

Truk Avtur
Truk BBM mengisi bahan bakar ke salah satu pesawat di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Semarang, Idola 92,6 FM – Bahan bakar Avtur di dua bandara di wilayah Jawa Tengah mengalami kenaikan, saat libur panjang pada 20-23 Agustus 2020. Pertamina MOR IV mencatat, kenaikan paling tinggi terjadi di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo yang mencapai 31 persen.

Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR IV Anna Yudhiastuti mengatakan untuk Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, terjadi kenaikan Avtur sebesar 13 persen. Sebelumnya, konsumsi Avtur di Bandara Ahmad Yani pada Juli 2020 sebanyak 33 Kilo Liter (KL) per hari.

Anna menjelaskan, saat libur panjang kemarin terjadi kenaikan konsumsi Avtur menjadi 36 KL per hari. Sedangkan untuk bandara di Solo, dari sebelumnya 16 KL per hari menjadi 26 KL per hari.

Menurutnya, konsumsi tersebut masih jauh dari normal sebelum terjadi pandemi. Untuk bandara di Semarang mencapai 106 KL per hari, dan di Solo sebesar 45 KL per hari.

“Pertamina MOR IV wilayah Jawa Tengah-DIY mencatat adanya kenaikan konsumsi Avtur, utamanya di dua bandara. Yaitu Bandara Ahmad Yani Semarang, dan Bandara Adi Soemarmo Solo. Kenaikan tersebut adalah kenaikan selama libur tiga hari, dengan konsumsi rata-rata pada Juli 2020. Namun, adanya kenaikan konsumsi tersebut masih jauh di bawah rata-rata normal sebelum pandemi,” kata Ana, kemarin.

Lebih lanjut Anna menjelaskan, kondisi yang sama juga terjadi pada peningkatan konsumsi produk BBM lainnya selama libur panjang pekan kemarin. Pertamax Series, Pertalite dan Premium mengalami kenaikan sebanyak enam persen, dari 11.436 KL pada Juli 2020 menjadi 12.158 KL.

“Konsumsi saat long week end kemarin, sama dengan jumlah rata-rata penyaluran harian normal sebelum pandemi. Angkanya antara 12.100-12:500 KL per hari, dan ini artinya kegiatan masyarakat mulai berangsur normal,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaPemprov Jateng Minta Satpol Gencar Tegakkan Protokol Kesehatan
Artikel selanjutnyaPolda Jateng Dukung Pemkab Banyumas Yang Terapkan Perda Soal Protokol Kesehatan