Melihat Rancangan Kota Pintar Pengendali Banjir “Smart City” karya Tim Mahasiswa Soegijapanata Catholic University

Rafael Yusia Adi Kusuma
Dari kiri ke kanan Rafael Yusia Adi Kusuma (E-Commerce), Aurellia Divosa Adisti (E-Commerce) dan Stieven Nathanael Juliano (Sistem Informasi). Mereka Tim Mahasiswa Soegijapanata Catholic University Semarang yang berinovasi merancang kota pintar yang dilengkapi sensor otomatis pengendali banjir “smart city”.(Dok Rafael)

Semarang, Idola 92.6 FM – Tim mahasiswa Soegijapanata Catholic University baru-baru ini merancang kota pintar yang dilengkapi sensor otomatis pengendali banjir “smart city”. Dari rancangan mereka, lampu akan menyala jika sensor menyentuh ketinggian air yang ditentukan dan secara otomatis pula akan menggerakkan semua mesin pompa untuk membuang air ke laut.

Mereka adalah Rafael Yusia Adi Kusuma (E-Commerce), Aurellia Divosa Adisti (E-Commerce) dan Stieven Nathanael Juliano (Sistem Informasi).

Rancangan pengendali banjir otomatis ini sebagai bentuk keprihatinan banyak kota yang terendam banjir akibat hujan lebat. Dengan pengendali banjir otomatis ini, wilayah kota akan aman dan warga bisa beraktivitas normal.

Rancangan kota pintar
Rancangan kota pintar yang dilengkapi sensor otomatis pengendali banjir “smart city” karya Tim Mahasiswa Soegijapanata Catholic University Semarang.(Dok Rafael)

Menurut Rafael, saat pembuatan maket smart city tersebut perlu kerja tim yang solid. Tak mengenal waktu untuk membuatnya.”Kami juga tiap pulang kampus langsung lanjut mengerjakan maket itu, di kampus, di kos teman, jadi kayak sama-sama teamwork buat bareng, sampai hari H, waktu mempresentasi ke dosen kemarin. Jadi kayak benar-benar, saling menyemangati,”tutur mahasiswa semester VI itu kepada radio Idola, pagi (16/01) tadi.

Selengkapnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Rafael Yusia Adi Kusuma, mahasiswa jurusan e-commerce Soegijapanata Catholic University. (yes/her)

Simak podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaPembayaran Pajak Kendaraan Lewat Internet Banking Tembus Rp7,7 Miliar
Artikel selanjutnyaApa yang Membuat Rasio Penduduk Berpendidikan S2 dan S3 Indonesia Sangat Rendah?