Tingkatkan Inklusi Keuangan, Perbankan Diminta Sosialisasikan Tabungan Simpel

Semarang, Idola 92.6 FM – Kantor Regional III Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jateng-DIY imbau perbankan untuk terus melakukan sosialisasi tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) karena potensinya cukup besar untuk kalangan siswa. Perbankan diminta bekerjasama dengan dunia pendidikan, guna meningkatkan inklusi keuangan.

“Jumlah pelajar di Indonesia sekarang mencapai 49 juta siswa. Ini potensi yang luar biasa untuk menggaet mereka menabung di produk Simpel,” kata Kepala Kanreg III OJK Jateng-DIY Moch Ikhsanuddin di Semarang, Senin (27/12/16).

Ikhsanuddin melanjutka, produk Simpel sudah diberlakukan sejak setahun kemarin dengan sasaran para pelajar.

Menurutnya, pengembangan produk Simpel sejalan dengan program pemerintah tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional 2015-2019.

Oleh karena itu, jelas Ikhsanudin, kalangan perbankan diminta ikut berpartisipasi dalam sosialisasi program Simpel sekaligus memberikan edukasi kepada pelajar tentang pentingnya menabung.

Sementara itu, secara nasional, lanjut Ikhsan, kalangan industri perbankan yang sudah berpartisipasi di program Simpel mencapai 15 bank umum, 12 bank syariah, 19 bank pembangunan daerah dan 79 bank perkreditan rakyat/syariah.

Sementara, akumulasi dana pembukaan rekening Simpel sudah mencapai Rp700 miliar. (BA)

Artikel sebelumnyaKPU: Mencoblos Gambar Kotak Kosong Dalam Surat Suara Sah
Artikel selanjutnyaBagaimana Konsolidasi Kekuasaan Dan Implementasi Kebijakan Pemerintah