Mengenal Inovasi Greenhouse Tanpa Pestisida bersama Stevanus Rangga Santoso, Petani Milenial asal Kudus

Stevanus Rangga Santoso
Stevanus Rangga Santoso, Petani Milenial/Founder CV Santoso Agro Kudus. (photo dok Rangga)

Semarang, Idola 92.6 FM – Di tengah upaya modernisasi dunia pertanian yang memanfaatkan piranti teknologi, seorang petani muda asal Kudus berhasil mengembangkan sistem tanam dengan menggunakan inovasi greenhouse. Stevanus Rangga Santoso Founder CV Santoso Agro itu, berhasil menanam berbagai jenis melon menggunakan inovasi greenhouse. Uniknya, pola tanam yang dilakukan tanpa pestisida sehingga aman dikonsumsi.

Pertanian di dalam greenhouse adalah sistem produksi pertanian yang menggabungkan pemanfaatan perlindungan tanaman dari intensitas hujan, sinar matahari dan iklim mikro. Hal itu mampu mengoptimalkan pemeliharaan tanaman, pemupukan dan irigasi mikro, sehingga mampu meningkatkan produksi buah.

Lahan tanaman Melon di Jalan Lingkar Barat Desa Pasuruhan Lor Kecamatan Jati Kabupaten Kudus juga pernah disambangi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada pertengahan tahun 2020 lalu.

Rangga menjelaskan, konsep pertanian melon yang dipakai merupakan wujud aplikasi teknologi di pertanian. Dengan sistem hidroponik tanpa tanah, maka tak ada kandungan pestisida di dalam buah melon tersebut. Sehingga melon tanamannya aman dikonsumsi.

Rangga terus berinovasi dalam bidang pertanian. Tidak hanya melon yang ditanam, tapi juga ada bawang merah dan durian. Untuk merawat/mengurus tanaman-tanaman itu, Rangga dibantu sekitar 20 karyawan.

Selengkapnya, mengenal inovasi greenhouse tanpa pestisida di Kudus, berikut ini wawancara radio Idola bersama Stevanus Rangga Santoso, petani milenial asal Kabupaten Kudus. (yes/her)

Dengarkan podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaMengenal Karakteristik Virus Corona Varian Baru, Bagaimana Mengontrol dan Mencegahnya?
Artikel selanjutnyaKasus COVID-19 Varian Baru di Jateng Terus Dilacak

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini