Jokowi: Percepatan Vaksinasi Akan Segera Ciptakan Herd Immunity

Vaksinasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Mas
Presiden Jokowi didampingi Gubernur Ganjar Pranowo meninjau pelaksanaan vaksinasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Jumat (11/6).

Semarang, Idola 92,6 FM – Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi masal di kawasan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dengan sasaran empat ribu orang, Jumat (11/6). Vaksinasi di kawasan pelabuhan menyasar pekerja dan juga warga difabel sekitar, dengan total peserta seribu orang.

Presiden Joko Widodo mengatakan dalam sepekan ini pelaksanaan vaksinasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang bisa tercapai empat ribu orang, dan akan memberikan kekebalan kepada masyarakat selama masa pandemi untuk tetap beraktivitas. Dengan adanya vaksinasi, juga diharapkan bisa memberikan perlindungan kepada petugas pelayanan publik dan para pekerja serta nelayan sekitar Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

Presiden Jokowi menjelaskan, dengan semakin banyak orang mendapatkan suntikan vaksinasi maka akan memberikan dampak baik dalam penanganan pandemi.

“Pada siang hari ini kita melakukan vaksinasi sebanyak 1.000 orang, yang kita targetkan nanti satu minggu ini 4.000 orang. Dan kita harapkan adanya percepatan vaksinasi ini, bisa melindungi para petugas pelayan publik dan pekerja di Pelabuhan Tanjung Mas. Kita harapkan segera terjadi kekebalan kekebalan herd immunity, dan kita berharap semuanya penyebaran COVID-19 bisa kita hambat dan kita hilangkan,” kata Jokowi.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan, pemprov saat ini sedang melakukan percepatan vaksinasi kepada para lansia dan masyarakat dengan penyakit penyerta atau komorbid. Bahkan, kabupaten/kota juga didorong untuk bisa mengakselerasikan percepatan vaksinasi di daerahnya masing-masing.

Menurut Ganjar, petugas Dinas Kesehatan dibantu puskesmas bisa jemput bola mendatangi masyarakat khususnya lansia untuk diajak mengikuti kegiatan vaksinasi.

“Kita sekarang genjot. Stok-stok kita minta untuk dihabiskan. Jadi enggak usah menunggu yang kedua enggak papa yang pertama dulu, agar lebih banyak lagi. Karena apa, karena sekarang lagi meningkat. Maka kalau stok yang hari ini bisa disuntikkan kepada lebih banyak masyarakat wabil khusus lansia dan komorbid maka itu akan bisa berjalan,” ucap Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar meminta kepada bupati/wali kota se-Jateng, agar gaspol percepatan vaksinasi di daerahnya masing-masing. Bahkan, pemprov juga sudah meminta tambahan stok vaksin kepada pemerintah pusat untuk delapan daerah zona merah di Jateng. (Bud)

Artikel sebelumnyaJokowi: Bandara Purbalingga Diharapkan Dongkrak Ekonomi Jateng Bagian Selatan
Artikel selanjutnyaKota Semarang Patut Menjadi Inspirasi Moderasi Beragama di Indonesia

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini