BI Jateng Siapkan Rp11,5 Triliun Untuk Kebutuhan Nataru

Pribadi Santoso, Kepala KPw BI Jateng.
Pribadi Santoso, Kepala KPw BI Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah selama masa libur Natal dan Tahun Baru, akan menyiapkan Rp11,5 triliun uang kartal bagi masyarakat. BI Jateng juga meminta perbankan, menyiapkan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di setiap rest area, untuk memenuhi kebutuhan selama masa libur akhir tahun.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng Pribadi Santoso mengatakan selama masa libur akhir tahun ini, untuk sistem pembayaran sudah dilakukan persiapan sejak jauh hari dari pihak perbankan. Tahun ini, diperkirakan untuk permintaan uang kartal terjadi penurunan akibat penurunan kegiatan ekonomi.

Pribadi menjelaskan, pada empat tahun sebelumnya di masa akhir tahun permintaan akan uang kartal selalu mengalami peningkatan hingga 22 persen dari hari biasa. Namun pada akhir tahun ini, perkirakan kebutuhan uang kartal hanya meningkat 11 persen saja.

Menurutnya, uang kartal sebanyak Rp11,5 triliun yang disediakan itu bisa mencukupi kebutuhan masyarakat hingga dua bulan ke depan.

“Persediaan uang kartal yang kita siapkan itu, bisa untuk dua bulan ke depan. Jadi, sudah lebih dari kebutuhan Nataru untuk seluruh Jawa Tengah. Tetapi, kami imbau kepada masyarakat untuk tetap mengoptimalkan yang nontunai. Transaksinya pakai digital. Tapi kalau masih butuh uang kartal tetap kami siapkan,” kata Pribadi di kantor gubernuran, Selasa (22/12).

Pribadi Santoso, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng:

Lebih lanjut Pribadi menjelaskan, pada masa libur akhir tahun ini pihaknya juga memastikan komoditas kebutuhan pokok masyarakat Jateng masih terjamin. Bahkan, dirinya menjamin tidak ada kenaikan harga komoditas pokok di akhir tahun ini.

“Kalau tahun ini potensi kenaikan harganya sangat kecil, karena kondisi saat ini. Kami memastikan untuk beras, gula ataupun minyak goreng masih aman. Tapi yang perlu diantisipasi mungkin soal distribusinya agar tidak mengalami gangguan,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaRumah Kelas Menengah Dominasi Pasar Property Di Semarang
Artikel selanjutnyaPLN Akan Selesaikan Sertifikasi Aset Hingga 2022

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini